23 September 2026
Infokata
Daerah Breaking

13 Sentra Manggis di Lebak Jadi Penggerak Ekonomi Petani

A
Ade Supardi
· 21 Aug 2026, 11:45 WIB · Diperbarui 14 Sep 2026, 14:54 WIB · 10 tayangan
Bagikan: WhatsApp Facebook
13 Sentra Manggis di Lebak Jadi Penggerak Ekonomi Petani
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar

BISIKINFO LEBAK – Kabupaten Lebak memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas manggis. Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat sedikitnya 13 kecamatan menjadi sentra produksi manggis.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Juniar, mengatakan sentra manggis tersebut tersebar di Kecamatan Bayah, Cibeber, Lebakgedong, Muncang, Leuwidamar, Gunungkencana, Cipanas, Sajira, Curugbitung, Cirinten, Bojongmanik, Cijaku dan Cigemblong.

“Daerah penghasil buah manggis di Kabupaten Lebak cukup luas. Keberadaan 13 kecamatan sebagai sentra ini menjadi bukti bahwa Lebak memiliki kekayaan sumber daya pertanian yang dapat terus diberdayakan,” ujar Rahmat, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, pengembangan manggis ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Kualitas buah dan akses pemasaran juga menjadi bagian penting agar komoditas tersebut memiliki daya saing sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani.

“Dengan pemasaran yang baik, hasil pertanian masyarakat akan memiliki nilai tambah yang lebih optimal. Kita tidak hanya fokus pada jumlah produksi, tapi juga bagaimana petani bisa mendapatkan harga yang wajar dan stabil,” katanya.

Dinas Pertanian juga mendorong pendampingan kepada petani, mulai dari teknik budidaya, pemupukan, pengendalian hama hingga penanganan pascapanen.

Potensi tersebut diharapkan dapat menjadikan manggis sebagai salah satu penggerak ekonomi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak.

Dengan penguatan produksi dan akses pasar, komoditas manggis Lebak diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk peluang pasar di luar daerah. (*)

Sumber: Bisikinfo
A

Ditulis oleh

Ade Supardi

Komentar (0)

Masuk untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!