BISIKINFO LEBAK – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai mempercepat konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, konsolidasi ditargetkan selesai hingga tingkat kecamatan dan kelurahan paling lambat awal 2027.
Hal itu disampaikan Mardiono usai menghadiri pengukuhan Pengurus Harian DPW dan DPJ PPP se-Provinsi Banten di Kabupaten Lebak, Senin (21/9/2026).
“Target yang dicanangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat adalah sampai akhir tahun 2026 atau awal 2027, konsolidasi sudah selesai semua sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Mardiono.
Selain penguatan struktur, PPP juga mengevaluasi perolehan suara pada pemilu sebelumnya. Mardiono menilai distribusi suara antara tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional belum sepenuhnya berbanding lurus dengan perolehan kursi.
Karena itu, pemerataan suara menjadi salah satu fokus PPP untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Ini menjadi evaluasi utama agar kita mendapatkan suara yang lebih merata di 2029 nanti,” katanya.
Mardiono juga menyinggung wacana perubahan parliamentary threshold. Ia menyatakan PPP siap mengikuti ketentuan yang ditetapkan negara, termasuk apabila ambang batas parlemen berubah.
Namun, ia mengingatkan agar sistem pemilu tetap memberikan kesempatan yang proporsional bagi berbagai kelompok politik.
“Pemilu bukan tempat untuk mengeliminasi anak bangsa atau kelompok-kelompok di tengah-tengah bangsa,” tegasnya.
Sementara terkait dinamika internal, Mardiono menyebut ruang kritik terhadap pimpinan tetap terbuka sepanjang disampaikan secara konstruktif dan sesuai aturan organisasi.
Ia meminta setiap persoalan internal diselesaikan melalui mekanisme partai, bukan dibawa menjadi konflik terbuka di ruang publik.
“Organisasi ini adalah keluarga dan harus bersifat kolektif,” pungkasnya. (Ade)