23 September 2026
Infokata
Daerah Breaking

Debu Hitam Muncul di Cimarga, Warga Waspada Dampak Aktivitas Anak Krakatau

A
Ade Supardi
· 06 Sep 2026, 17:58 WIB · Diperbarui 21 Sep 2026, 09:05 WIB · 19 tayangan
Bagikan: WhatsApp Facebook
Debu Hitam Muncul di Cimarga, Warga Waspada Dampak Aktivitas Anak Krakatau
Gambar ilustrasi

BISIKINFO LEBAK – Debu berwarna hitam ditemukan di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (6/9/2026).Kemunculan material tersebut diduga warga berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Seorang warga, Umi, mengatakan debu hitam diketahui setelah suaminya menyapu teras rumah. Material tersebut disebut cukup banyak dan terasa licin ketika terinjak.

“Ketika suami saya menyapu lantai teras rumah, banyak ditemukan debu hitam. Kalau diinjak juga terasa agak licin,” ujar Umi.

Material serupa juga terlihat menempel pada dedaunan di sekitar permukiman. Warga kemudian menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi kemungkinan debu masuk ke dalam ruangan.

Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi yang memastikan material hitam tersebut merupakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Di sisi lain, BPBD Provinsi Banten mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik yang dilaporkan berdampak di sejumlah wilayah Banten.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta menggunakan masker dan pelindung mata, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan abu pekat, serta menutup pintu, jendela dan ventilasi rumah.

BPBD juga mengingatkan warga agar tidak mendekati zona berbahaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, KPID Banten meminta lembaga penyiaran menyampaikan informasi mengenai potensi abu vulkanik berdasarkan sumber resmi, di antaranya BPBD, PVMBG/MAGMA Indonesia, BMKG dan instansi terkait.

Masyarakat diminta tetap tenang dan memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga kebencanaan. (*)

Sumber: Bisikinfo
A

Ditulis oleh

Ade Supardi

Komentar (0)

Masuk untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!