BISIKINFO SERANG – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci agar program prioritas pemerintah pusat dapat berjalan lebih efektif di Provinsi Banten.
Pesan itu disampaikan Hasbi saat menemui Wali Kota Serang Budi Rustandi, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi antara dua pemerintah daerah.
Hasbi mengatakan, pemerintah kabupaten dan kota di Banten harus memiliki langkah yang searah dalam mengawal program prioritas Presiden.
“Bapak Mendagri, pada saat pertemuan para kepala daerah, kami diwajibkan untuk mengawal program-program prioritas Presiden,” kata Hasbi.
Menurutnya, delapan kabupaten/kota di Banten tidak bisa bekerja secara sendiri-sendiri. Sinergi diperlukan agar kebijakan pemerintah pusat dapat diterjemahkan menjadi program yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin delapan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten ini bisa sinergi. Kolaborasinya semakin baik sehingga program-program prioritas Presiden bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat,” ujarnya.
Hasbi menyoroti sejumlah program yang dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat hingga Cek Kesehatan Gratis.
Ia menilai program kesehatan gratis juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Cek kesehatan gratis ini kan salah satu indikator good governance,” katanya.
Hasbi mengungkapkan, kunjungannya ke Kota Serang merupakan silaturahmi pertamanya dengan Wali Kota Budi Rustandi. Ia berharap komunikasi tersebut berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret antara Lebak dan Kota Serang.
Ia juga membuka kemungkinan Wali Kota Serang melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Lebak setelah pembangunan infrastruktur jalan di Lebak menunjukkan perkembangan signifikan.
“Setelah Lebak ada pembangunan yang signifikan, selesai infrastruktur jalan, nanti Pak Wali Kota yang berkunjung ke Lebak,” ucap Hasbi.
Konsolidasi antardaerah tersebut menjadi penting untuk memastikan program pemerintah tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi dapat diterapkan secara terkoordinasi hingga memberi dampak langsung bagi masyarakat Banten. (Ade)